WHATEVER WILL BE,WILL BE.. JUST DO YOUR BEST

Haiiii ketemu lagi pada kelas E4 Sosial setelah minggu UTS yaa..

Pada minggu ke 9 ini, kelas E4 Sosial kedatangan dosen tamu, yaitu Bapak Hendrasmoro dan Ibu Utami. Beliau-beliau ini membantu kami untuk dapat lebih memahami tentang Social Entrepreneurship, baik dari segi konsep maupun sosok seperti apa yang dapat disebut sebagai Social Entrepreneur.

Perlu untuk diketahui, Social Entrepreneur punya perbedaan besar dengan sekedar entrepreneur biasa. Kenapa? Fokus antara keduanya yang membuat berbeda. Pada umumnya, seorang entrepreneur membuat sebuah usaha dengan berfokus pada perolehan profit dari usaha yang mereka jalankan. Tapi, bukan berarti seorang sosial entrepreneur tidak memperoleh profit lho..hehehe.. Banyak yang salah mengerti bahwa sesuatu yang memiliki embel-embel “sosial” pasti sifatnya adalah non profit. Tidak begitu dengan Social Entrepreneur. Usaha yang didirikan oleh seorang Social Entrepreneur atau segala hal yang sifatnya disebut Social Entrepreneurship TETAP memperoleh profit. Tapi, selain profit ada 2 hal lagi yang harus diperhatikan dan menjadi fokus dari usaha yang sifatnya Social Entrepreneurship, yaitu planet dan people. Jadi, fokus dari Social Entrepreneur adalah 3P, yaitu PROFIT, PEOPLE, PLANET. Ketiga unsur ini harus dikemas dalam satu paket yang tercermin dalam usaha seorang Social Entrepreneur.

WOW..ternyata bukan sesuatu yang mudah ya untuk dapat dikatakan bergerak di bidang Social Entrepreneurship. Lebih banyak aspek-aspek yang harus dipikirkan dan dipertimbangkan ketika memutuskan untuk bergerak di bidang ini. Nah, saya cukup berlega hati karena Bapak Hendras mengajarkan pada kita bagaimana merumuskan ide bisnis dengan lebih sederhana. Selama ini, saya mengenal tentang BMC (Business Model Canvas) dan BMY (Business Model You). Ini adalah model baru yang mungkin dari segi formatnya bisa dikatakan lebih sederhana, yaitu Business Log Frame.

Dari pembelajaran yang disampaikan oleh kedua dosen tamu tersebut, saya berkesimpulan bahwa benar kata pepatah “Banyak jalan menuju Roma”. Ditinjau dari jenis usaha mana yang ingin kita geluti, terdapat Social Entreprenurship dan Business Entrepreneurship. Kita dapat memilih mana yang lebih kita suka dan minati. Dalam menyususn ide bisnis pun, terdapat banyak cara, dari yang rumit sampai cukup sederhana. Apapun yang akan dipilih, tidak ada yang benar ataupun salah, selama pilihan kita sifatnya baik, positif, dan dapat memberikan impact yang baik pula bagi banyak orang serta lingkungan kita.

Just do your best.. Salam ENTREPRENEUR 🙂

do your best

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s